Privilege. Kata-kata ini sedang banyak dipakai akhir-akhir ini. Privilege itu apa? Privilege itu sepengetahuanku adalah hak istimewa. Maksudnya gimana? Maksudnya punya hak khusus yang mungkin gak dimiliki oleh orang lain. Misalnya anak presiden, otomatis dia punya priviliege yang gak dimiliki oleh orang lain. Namun privilege ada banyak macemnya dan gak melulu tentang jabatan ataupun harta. Contohnya punya circle teman yang baik juga merupakan privilege, punya keluarga yang supportive juga termasuk. Nah kali ini aku mau membahas terkait privilege ini.
Beberapa dari kita mungkin gak menyadari akan privilege yang dimiliki.
Terkadang kita merasa apa yang kita hasilkan murni merupakan hasil kerja keras
kita sendiri. Dulu aku juga seperti itu. Aku merasa apa yang aku dapatkan ya
atas hasil kerja kerasku. Namun ternyata aku sadar bahwa aku punya privilege
yang bisa dibilang aku naif banget kalau aku bilang itu murni hasil kerja
kerasku. Contoh ketika aku dapat nilai bagus, apa karena aku rajin belajar? Ya tentu
itu salah satu faktor namun itu bukan satu-satunya. Bisa dibilang aku punya
latar pendidikan yang cukup bagus, aku disekolahkan di tempat yang bagus dari
aku kecil. Itu semua merupakan privilege yang mungkin gak dimiliki oleh
orang lain. Kadang kita melihat satu hal hanya dari satu sudut pandang saja
padahal sebenarnya ada banyak hal yang menyebabkan itu dapat terjadi.
Nah, tapi ketika privilege yang kita miliki tidak didukung dengan
usaha, privilege itu pun akan sia-sia. Seperti contoh di atas, ketika
aku tidak belajar apa aku tetap bisa mendapat nilai bagus? Tentu saja tidak. Maka
dari itu, kita perlu menyadari privilege apa yang kita punya dan kita gunakan
privilege itu sebaik mungkin. Ketika kita berhasil, kita pun perlu berterima
kasih terhadap privilege yang kita punya itu. Jangan dilupakan dan hanya
membanggakan usaha kita saja.
Aku pernah lihat suatu podcast dimana bintang tamunya adalah salah
seorang anak presiden yang kini menjadi seorang pengusaha. Disitu dia berkata
apa yang dia punya saat ini salah satunya adalah karena ‘title’ dia sebagai
anak presiden. Dia tidak perlu mengeluarkan usaha yang lebih agar nama dia
dikenal banyak orang dan dia juga tidak punya ketakutan untuk gagal karena ketika dia gagal
membuat sesuatu dia masih bisa membuat sesuatu yang lain lagi. Aku salut dengan
ucapannya dan dengan kerendahan hatinya. Dia tidak menganggap apa yang dia
miliki sekarang semata-mata hanya karena usahanya dia sendiri. Dan seperti
itulah seharusnya kita bertindak. Aku pun juga masih belajar dan akan terus
belajar. So for the last, semangat untuk segala hal yang sedang kita
usahakan dan jangan lupa tetap berdoa karena manusia berencana namun Tuhan yang
berkehendak. Happy Sunday! 😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar