Minggu, 31 Oktober 2021

about PRIVILEGE

Privilege. Kata-kata ini sedang banyak dipakai akhir-akhir ini. Privilege itu apa? Privilege itu sepengetahuanku adalah hak istimewa. Maksudnya gimana? Maksudnya punya hak khusus yang mungkin gak dimiliki oleh orang lain. Misalnya anak presiden, otomatis dia punya priviliege yang gak dimiliki oleh orang lain. Namun privilege ada banyak macemnya dan gak melulu tentang jabatan ataupun harta. Contohnya punya circle teman yang baik juga merupakan privilege, punya keluarga yang supportive juga termasuk. Nah kali ini aku mau membahas terkait privilege ini.

Beberapa dari kita mungkin gak menyadari akan privilege yang dimiliki. Terkadang kita merasa apa yang kita hasilkan murni merupakan hasil kerja keras kita sendiri. Dulu aku juga seperti itu. Aku merasa apa yang aku dapatkan ya atas hasil kerja kerasku. Namun ternyata aku sadar bahwa aku punya privilege yang bisa dibilang aku naif banget kalau aku bilang itu murni hasil kerja kerasku. Contoh ketika aku dapat nilai bagus, apa karena aku rajin belajar? Ya tentu itu salah satu faktor namun itu bukan satu-satunya. Bisa dibilang aku punya latar pendidikan yang cukup bagus, aku disekolahkan di tempat yang bagus dari aku kecil. Itu semua merupakan privilege yang mungkin gak dimiliki oleh orang lain. Kadang kita melihat satu hal hanya dari satu sudut pandang saja padahal sebenarnya ada banyak hal yang menyebabkan itu dapat terjadi.

Nah, tapi ketika privilege yang kita miliki tidak didukung dengan usaha, privilege itu pun akan sia-sia. Seperti contoh di atas, ketika aku tidak belajar apa aku tetap bisa mendapat nilai bagus? Tentu saja tidak. Maka dari itu, kita perlu menyadari privilege apa yang kita punya dan kita gunakan privilege itu sebaik mungkin. Ketika kita berhasil, kita pun perlu berterima kasih terhadap privilege yang kita punya itu. Jangan dilupakan dan hanya membanggakan usaha kita saja.

Aku pernah lihat suatu podcast dimana bintang tamunya adalah salah seorang anak presiden yang kini menjadi seorang pengusaha. Disitu dia berkata apa yang dia punya saat ini salah satunya adalah karena ‘title’ dia sebagai anak presiden. Dia tidak perlu mengeluarkan usaha yang lebih agar nama dia dikenal banyak orang dan dia juga tidak punya ketakutan untuk gagal karena ketika dia gagal membuat sesuatu dia masih bisa membuat sesuatu yang lain lagi. Aku salut dengan ucapannya dan dengan kerendahan hatinya. Dia tidak menganggap apa yang dia miliki sekarang semata-mata hanya karena usahanya dia sendiri. Dan seperti itulah seharusnya kita bertindak. Aku pun juga masih belajar dan akan terus belajar. So for the last, semangat untuk segala hal yang sedang kita usahakan dan jangan lupa tetap berdoa karena manusia berencana namun Tuhan yang berkehendak. Happy Sunday! 😊

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar