Hadirmu dalam hidup ini adalah sebuah anugerah terindah yang terjadi dalam hidupku.
Aku tak menyangka kalian pernah menjadi bagian dari hidup ini.
Aku tak percaya aku kenal dengan kalian semua.
Kalian hadir bukan tanpa makna.
Tapi kalian merubah hidupku.
Aku sungguh bersyukur Tuhan mempertemukanku dengan kalian.
Tapi waktu berkata lain.
Aku harus pergi dan kalian pun harus pergi.
Tak kuasa hati ini menahan kesedihan yang begitu mendalam.
Kesedihan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.
Kesedihan yang menunjukkan betapa sayangnya diriku pada kalian.
Aku tahu aku bukanlah siapa-siapa bagi kalian.
Tapi bagiku kalianlah kebahagiaan.
Tak peduli seberapa kalian tidak suka padaku.
Tak peduli seberapa kalian menjauh dariku.
Aku tetap melihat cinta di dalam hatimu.
Meski ku tahu cinta itu bukanlah untukku.
Tapi aku akan tetap menyanyangi kalian.
Karena kalian, sangat sulit bagiku untuk mengucapkan selamat tinggal.
Aku takut jika aku tidak dapat bertemu kalian lagi.
Aku takut jika aku tidak dapat melihat canda tawa kalian lagi.
Tapi tidak ada yang dapat menghentikan perpisahan ini.
Satu hal yang aku pinta, tetaplah setia.
Betapa bahagianya diriku ketika kelak aku bisa melihat dan memanggil kalian semua dengan sebutan 'Bapa' .
Dan betapa sedihnya diriku ketika kelak aku melihatmu tidak dengan jubahmu itu lagi.
Sungguh kukatakan ini dari dalam hatiku.
Terimakasih karena hadirmu dalam hidupku ini.
Terimakasih karena telah memberikan warna lain dalam hidup ini.
Terimakasih karena telah mengajariku untuk mencintai.
Terimakasih atas setiap canda tawa kalian.
Terimakasih atas kerjasama kalian.
Terimakasih atas cinta kalian.
Maaf karena sering membuat kalian kesal.
Maaf atas setiap tingkah laku ku.
Maaf karena belum bisa memberikan yang terbaik.
Dan maaf atas setiap kesalahan yang pernah ku buat.
Doaku selalu menyertai kalian semua.
Love,
Elizabeth Tertia Putri Soegiarto