Selamat datang bulan Februari. Bulan kasih sayang kalau kata orang. Kayaknya gak afdol kalau gak cerita tentang kasih sayang di bulan Februari ini. Kali ini aku mau membahas tentang letting go. Loh kok malah sedih bukannya bahagia? Letting go gak selalu sedih kok, melepaskan bisa jadi membuat kita lebih bahagia.
Aku mau membahas ini dengan satu kalimat "The tighter we hold, the more it hurts". Kalimat ini bisa diilustrasikan dengan ketika kita memegang sesuatu terlalu erat, bukan hanya tangan kita saja yang sakit tapi apa yang kita genggam juga akan rusak. Ketika kita memiliki sesuatu kita cenderung menggenggam itu terlalu erat. Bahkan di lagu Balonku, kita diajarkan untuk menggenggam erat-erat balon yang tersisa supaya tidak lepas. Namun pernah gak sih kita sadar, semakin lama kita menggenggam akan semakin sakit?
Ketika kita mulai membuka diri kepada orang lain, ketika kita mulai menaruh hati kepada orang lain, dan terutama ketika kita merasa orang tersebut adalah milik kita, kita mulai menaruh ekspektasi kepada orang tersebut. Kita mulai berharap sesuatu terjadi seperti apa yang kita inginkan. Kita mulai menggenggam ekspektasi kepadanya. Namun bagaimana kalau ternyata apa yang terjadi tidak sesuai dengan ekspektasi kita? Apa yang terjadi jika ternyata yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan? Sakit. Kecewa. Padahal siapa yang membuat rasa sakit dan kecewa itu? Apakah orang yang kita "pasang" ekspektasi tersebut? Apakah orang tersebut salah jika ternyata dia tidak melakukan sesuatu seperti apa yang kita harapkan? Tidak. Yang membuat rasa sakit dan kecewa itu adalah genggaman akan ekspektasi itu sendiri. Maka cobalah untuk melepaskan ekspektasi itu. Ketika kita mencoba untuk melepaskan perlahan ekspektasi itu, rasa sakit dan kecewa pun akan perlahan berkurang.
Belajar melepaskan bukan merupakan hal yang mudah. Apalagi melepaskan sesuatu yang sudah menjadi milik kita. Melepaskan bukan berarti menyerah pada keadaan. Melepaskan berarti memberi kebebasan baik bagi diri kita maupun bagi orang lain. Kebebasan untuk berpikir, kebebasan untuk merasakan. Dengan belajar melepaskan, hidup akan menjadi jauh lebih damai dan tenang. And that's the art of letting go for me. Happy Month of Love 😊